BUKTIKAN CINTAMU KEPADA RABB-MU
Ketika
seseorang ditanya, pernahkah antum jatuh cinta? Tentu ia akan menjawab
“pernah”. Tapi tahu kah antum jatuh cinta yang paling besar itu adalah bukan
jatuh cinta kepada makhluk tapi jatuh
cinta kepada Allah SWT. Tahukah kita bahwasannya rata-rata kaum muslimin
apabila mereka ditanya “apakah mereka cinta kepada Rabnya?” maka pasti mereka
akan menjawab, “kami itu cinta kepada Rabb kami, kami cinta sekali kepada
Allah.” Tapi tahukah bahwasannya pengakuan ini tidak akan diterima sampai ia
membuktikan bagaimana ia itu n=mencintai Allah SWT. Karena cinta itu beragam,
ada cinta yang murni, ada cinta yang tulus, ada cinta yang setengah hati.
Sama pula
ketika kita cinta kepada Allah, kita dituntut dengan empat perkara untuk
menunjukkan cinta kita kepada Allah SWT. Karena cita kita yang benar akan
teruji dengan empat syarat, maka ibnu Qoyyim menjelaska apa empat syarat dalam
mencintai Allah
1.
Harus
mencintai apa yang dicintai oleh Allah SWT
2.
Harus
mencintai orang yang dicintai oleh Allah SWT
3.
Harus
membenci apa yang dibenci oleh Allah SWT
4.
Harus
membenci orang yan dibenci olrh Allah SWT
Untuk membuktikan empat perkara itu, ternyata
jalannya yang pertama adalah dengan illmu, kita mungkim tidak akan tahu empat
perkara itu, kecuali dengan ilmu. Itulah yang menjadikan kita paham, kenapa
didalam islam bahawasanya amalan kuti tidak akan diterima oleh Allah sampai
kiti benar-benar ittiba’ ilmu kepada Rasul.
Mari kita ambil
contoh yang paling mudah. Kalulah kita akan masuk untuk bekerja di sebuah
kantor, ternyata standar kita untuk untuk berkerja di sebuah kantor dan
mendapatkan gaji, kita faham ada syaratnya, yaitu kita harus sekolah enam belas
tahun. Enam tahun SD, tiga tahun SMP, tiga tahun SMA, kemudian empat taun
kuliah. Kitah butuh enam belas tahun untuk masuk dan bekaerja di kantor. Kalau
kita ternyat untuk masuk disebuah kantor kita harus sekolah enam belas tahun.
Apakah kamu akan mengira bahwasannya untuk menbuktikan cintamu kepada Allah dan
untuk masuk kesurganya Allah, kamu dapat meraih itu dengan kamu itu tidak berilmu?
Padahal kita untuk masuk kekantor saja kita harus sekolah enambelas tahun.
Inilah yang menjadikan kita paham, kalau kita ingin meningkatkan kualitas kita
diahadapan Allah maka itu akan ditentukan oleh sejauh mana engkau memahami
kitabullah dan sunnah rasulullah.
Karena sesungguhnya orang yang paling dibenci
oleh Allah bukan hanya orang yang berzina, bukan hanya orang yang minum khamar,
tapi orang yang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang alaim terhadap
dunia dana dia jahil terhadap akhiranya. Orang yang paham, mengarti dengan
kehidupan dunia, tapi dia bodoh dengan urusan akhiratnya. Rasulullah sampai
bersabda
إنَّ اللهَ تَعَالىَ يُبْغِضُ كُلَّ عَالِمٍ بِالدُّنْيَا جَاهِلٍ بِالْآخِرَة
“Sesungguhnya
Allah ta’ala membenci orang yang pandai dalam urusan dunia namun bodoh dalam
perkara akherat”. (HR. Al-Hakim ,dishahihkan oleh al-Albani)
Jangan
menjadi orang yang bodoh seperti orang yang kafir,
يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (nampak)
dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.”
(QS. ar-Ruum: 7).
Jadi
kalau antum, saya, dan kita semuanya, cara membuktikan cinta kita kepada Allah
itu benar adalah bagaimana kesungguhanmu untuk belajar terhadab kitabullah dan
sunnah. Berikan waktu kepada agamamu, berikan waktu kepada Allah, berikan
waktumu untuk rasul dengan belajar. Sungguh kemuliyaanmu terletak pada apa yang
kamu pahami. Tahukah kita rasulullah bersabda.
“barangsiapa yang ingin dipahamkan oleh Allah
kebaikan, maka Allah akam memahamkan kepadanya agama Allah”
Maka
siapapun kita yang ingin dipahamia oleh Allah tentang kebaikan, maka fahailah
agama Allah. Itulah bukti cintamu kepada Rabbmu.
No comments:
Post a Comment